LENSAKITA.ID-KENDARI. Kabupaten Kolaka Utara turut ambil bagian dalam kemeriahan Pawai Budaya yang digelar sebagai pembuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang berlangsung meriah di Kendari ini diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.
Dalam pawai tersebut, Kabupaten Kolaka Utara menurunkan kekuatan penuh dengan melibatkan sebanyak 150 peserta. Barisan dipimpin langsung oleh para Asisten Setda I, II, dan III, serta diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama jajaran pejabat administratur lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.
Sebagai pembuka barisan, Kolaka Utara menampilkan suguhan istimewa berupa tarian bertema ikon destinasi wisata Danau Biru Kolaka Utara. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol identitas daerah yang ingin diperkenalkan lebih luas di tingkat provinsi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kolaka Utara dalam keterangannya menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam melestarikan budaya sekaligus mempromosikan potensi lokal.
“Pawai budaya ini menjadi momentum penting bagi Kolaka Utara untuk menampilkan jati diri daerah. Melalui seni dan budaya, kita ingin menunjukkan bahwa Kolaka Utara kaya akan potensi yang layak dikenal lebih luas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu fokus pengembangan daerah ke depan.
“Kami terus mendorong promosi destinasi unggulan seperti Danau Biru agar semakin dikenal, sehingga mampu menarik minat wisatawan dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Penampilan seni dan budaya yang ditampilkan merupakan implementasi nyata dari visi Kabupaten Kolaka Utara, yaitu “Mewujudkan Kolaka Utara yang Madani, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.”
Melalui keikutsertaan dalam pawai budaya ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai lokal, sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam bersaing di tingkat provinsi maupun nasional, khususnya melalui sektor pariwisata dan budaya.
Laporan : M. Zulkipli




















