LENSAKITA.ID-KOLAKA UTARA – Sebanyak 139 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Kamis (14/5/2026), dalam suasana penuh khidmat dan haru.
Para jemaah bertolak dari Pelabuhan Ferry Ujung Tobaku, Kecamatan Katoi, menggunakan Kapal Ferry Camelia sekitar pukul 10.00 WITA menuju Pelabuhan Siwa, Sulawesi Selatan, dengan fasilitas transportasi gratis yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.
Sebelum keberangkatan, prosesi pelepasan berlangsung di Islamic Center Masjid Agung Bahrurrasyid Wal Ittihad Lasusua dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, S.E. Keluarga pengantar turut memadati area masjid untuk melepas keberangkatan para tamu Allah.
Usai seremoni, Wakil Bupati bersama pihak Kementerian Haji, Dinas Kesehatan, dan Bagian Kesra turut mendampingi jemaah menuju Asrama Haji Makassar untuk proses penyerahan resmi di embarkasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kesempatan berhaji merupakan nikmat besar yang patut disyukuri mengingat panjangnya antrean keberangkatan.
“Jumlah umat Islam yang ingin berhaji jauh lebih besar dibanding kuota yang tersedia. Karena itu, kesempatan yang diperoleh hari ini harus disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap mendukung pelayanan haji meski berada dalam situasi efisiensi anggaran.
“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen membantu pembiayaan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji,” tambahnya.
Selain itu, Jumarding mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, mematuhi aturan selama di Arab Saudi, serta menjaga solidaritas antarjemaah.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Karena itu jaga kesehatan, patuhi aturan, hormati ketentuan di negara lain, dan saling membantu sesama jemaah, khususnya jemaah asal Kolaka Utara,” pesannya.
Secara khusus, ia juga meminta para jemaah memperbanyak doa untuk Kabupaten Kolaka Utara.
“Doakan daerah kita agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kolaka Utara, Dra. Darniati, menjelaskan bahwa jumlah awal calon jemaah sebanyak 142 orang, namun tiga batal berangkat karena satu meninggal dunia dan dua lainnya sakit.
“Jemaah yang berangkat terdiri dari 53 laki-laki dan 87 perempuan,” jelasnya.
Dari total jemaah, terdapat lima orang kategori lanjut usia. Jemaah tertua berusia 90 tahun asal Kecamatan Pakue Tengah atas nama Baso, sementara jemaah termuda berusia 23 tahun asal Kecamatan Lambai atas nama Sa’idatul Anisahara.
Rangkaian perjalanan dimulai dari Masjid Agung Bahrurrasyid Wal Ittihad menuju Pelabuhan Tobaku, kemudian menyeberang ke Siwa menggunakan ferry, dan dilanjutkan perjalanan darat menuju Asrama Haji Makassar menggunakan enam unit bus.
Barang bawaan utama jemaah telah lebih dahulu dikirim sejak 12 Mei 2026 melalui jasa ekspedisi yang juga dibiayai pemerintah daerah.
CJH Kolaka Utara tahun ini tergabung dalam Kloter 35 UPG bersama jemaah dari Buton, Kolaka, Konawe, dan Buton Tengah, dengan total 393 orang termasuk petugas pendamping dan tenaga kesehatan.
Sesuai jadwal, seluruh jemaah akan diterima resmi di Embarkasi Makassar pada 15 Mei 2026 sebelum diberangkatkan menuju Arab Saudi pada 16 Mei 2026 menggunakan Garuda Indonesia.
Keberangkatan ini menjadi simbol perjalanan spiritual sekaligus wujud penantian panjang masyarakat Kolaka Utara untuk menunaikan rukun Islam kelima di tengah masa tunggu yang mencapai bertahun-tahun.
Laporan : M. Zulkipli



















