LENSAKITA.ID-KONAWA SELATAN. Dugaan maraknya penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diduga berasal dari Kabupaten Bombana mulai memicu keresahan masyarakat di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.
Warga menduga solar bersubsidi tersebut didistribusikan tanpa dokumen resmi dan berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku. Aktivitas pengangkutan BBM bersubsidi itu disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari, terutama pada dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 05.00 WITA.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku heran karena kendaraan yang diduga mengangkut solar bersubsidi tersebut disebut selalu melintas tanpa hambatan dan belum pernah tersentuh penindakan aparat penegak hukum di wilayah hukum Polsek Tinanggea.
“Kami hampir setiap hari melihat aktivitas itu. Anehnya, seolah-olah selalu lolos dari razia. Ada apa sebenarnya? Apakah ada pihak yang memberikan informasi saat akan dilakukan pemeriksaan, atau ada oknum yang diduga membekingi aktivitas tersebut?” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Masyarakat berharap aparat kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan penyelidikan dan pengawasan secara intensif untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi tersebut. Jika terbukti melanggar hukum, warga meminta agar para pelaku diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Tinanggea maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas penyaluran solar bersubsidi tersebut.
Laporan : Ekhy



















